Antisipasi Kendala UNBK, DPRD Panggil Disdik Makassar

2018-03-15 15:38:00 Wita


Bece.co.id - Agar pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mendatang berjalan lancar, DPRD Kota Makassar mengagendakan pemanggilan pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar.


Selain membahas kendala yang ditemukan, legislator juga akan mempertanyakan sejauh mana persiapan dan biaya les Ujian Nasional (UN) pekan depan, yang dibebankan kepada siswa.


Ketua Komisi D DPRD Makassar, Sampara Sarip, mengatakan telah mengatur jadwal pertemuan dengan pihak Disdik Kota Makassar, PLN, Telkom terkait persiapan UNBK dan biaya tambahan les jelang UN yang sering dibicarakan di sekolah-sekolah di Kota Makassar.


“Kita sudah atur itu soal persiapan UNBK dan PPDB, setelah reses. Insyaallah pekan depan kita sudah akan rapatkan, termasuk soal biaya les siswa,” ungkap Sampara Sarip, Rabu (14/3) kemarin.


Pemanggilan dalam bentuk kemitraan dengan dewan untuk memastikan apa yang belum dibenahi dalam UNBK tingkat SD dan SMP sederajat. Jika ada kekurangan, dewan akan mencarikan solusi terkait kendala tersebut.


Saat ini, lanjut legislator Fraksi PPP ini, pihaknya akan lebih mengutamakan soal sarana dan prasarana diantaranya kesiapan komputer, jaringan, dan listrik. Apalagi, ada rencana menyewakan hotel untuk siswa kepulauan.


“Iya, itu yang sangat penting, kita juga menjamin untuk siswa di pulau. Kita berencana akan inapkan mereka di hotel agar mereka tidak terlambat mengikuti ujian,” ucapnya.


Apalagi pelaksaan UNBK tahun ini jauh lebih ringan dari tahun sebelumnya, sehingga tidak ada lagi alasan kekurangan saat pelaksanaan nantinya.


“Kita juga akan meminta data beberapa sekolah swasta yang menyatakan kesiapannya untuk ikut sebagai peserta UNBK,” katanya.


Sebab menurut dia, melalui ujian berbasis komputer akan menekan dan mengantisipasi adanya kecurangan sehingga siswa yang mendapat nilai baik dari hasil UNBK betul-betul dari hasil kerja keras selama ini.


Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Ismunandar, menyampaikan pelaksanaan UNBK untuk SD dan SMP ia harapkan berlangsung lancar tanpa ada hambatan. Ia mengatakan para pelajar yang berdomisili di pulau, akan diboyong ke Kota Makassar hanya untuk diikutsertakan dalam UNBK.


“Kita sengaja hadirkan mereka, agar pendidikan dan pengetahuan pelajar di Makassar bisa diseragamkan,” ujarnya, saat rapat ekspose Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan di DPRD Makassar, beberapa waktu lalu. (*)