BK Akui 13 Anggota DPRD Makassar Berkampanye dengan Fasilitas Negara

2018-04-09 17:26:00 Wita


Bece.co.id - Badan Kehormatan (BK) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, mengakui tindakan 13 legislator yang menggunakan fasilitas negara mengkampanyekan salah satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar adalah sebuah kesalahan.


Hal ini diungkapkan oleh perwakilan BK, Iqbal Djalil saat menerima massa aksi pendukung pasangan Moh Ramdhan Danny Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) di ruangan aspirasi DPRD Kota Makassar, Senin (9/4/2018).


Secara gamblang, Iqbal Djalil mengakui telah melakukan dua kali rapat BK, dan telah merekomendasikan ke pimpinan DPRD Makassar bahwa tindakan itu adalah sebuah kekhilafan.


"Kekhilafan itu, maksudnya bahwa perbuatan itu salah," kata politisi PKS ini.


Lebih jauh dia mengatakan, telah merekomendasikan agar perbuatan itu tidak diulangi kedua kalinya. Hal itu berdasarkan karena memang benar menggunakan fasilitas negara.


Olehnya, dia akan kembali menjadwalkan untuk melakukan pertemuan dengan BK. Bahkan dia akan ikut memanggil perwakilan pendukung DIAmi, dan berupaya 13 legislator lainnya ikut terlibat.


"Nanti saya undangki, kita duduk bersama. Dudukkan persoalan ini dengan hati yang dingin, hati yang lapang. Insya Allah jika niat kita baik, maka hasilnya akan baik, begitu juga sebaliknya," tandasnya.


Ije juga berpesan  bahwa semua elemen masyarakat harus menjaga Kota Makassar tetap aman dan damai. 


"Kota Makassar ini sangat kita cintai bersama,  jadi jangan ada yang menyakiti hari warga Makassar. "pungkas Ije diataa mobil komando massa aksi.