Calon Haji di Lima Daerah ini Bakal Dilayani Langsung Imigrasi Makassar

2019-02-11 15:17:00 Wita | tribun-timur.com


/* $ = jQuery.noConflict(); $(document).ready(function(){ $('.txt-article > iframe, .txt-article > * > iframe').each(function() { var currentElement = $(this); var h = currentElement.attr("height"); var w = currentElement.attr("width"); var nw = $(window).width() - 30; var nh = (h / w) * nw; var r = h/w; currentElement.css({"max-width":"100%","width":nw+"px"}); if(r > 0.563 || r < 0.561) { if(nw < 500) nh = nh + 25; if(nw < 400) nh = nh + 40; if(nw < 300) nh = nh + 45; } currentElement.css("height",nh+"px"); //currentElement.css("height",currentElement.contents().find("body").height()+"px"); }); }); */

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

 TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Secara khusus, Kantor Imigrasi Kelas 1 Makassar akan melayani lima daerah untuk perekaman paspor.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Makassar, Andi Pallawarukka mengatakan daerah tersebut diantaranya Bone, Selayar, Jeneponto Gowa dan Takalar. Adapun pelayanan yang diberikan yaitu mendatangi langsung daerah tersebut.

"Jadi nanti itu kita akan datang langsung ke lima daerah ini untuk melakukan perekaman kepada calon jamaah haji. Jadi jamaah calon haji tidak perlu datang ke kantor Imigrasi tapi petugas Imigrasi yang akan datang ke daerah dengan menggunakan perangkat Mobile Unit," ujarnya, Senin (11/2/2019).

Menurutnya mobil unit ini adalah salah satu Inovasi yang dilaksanakan oleh kantor Imigrasi kelas I Makassar. Sebanyak 8 orang yang akan bertugas di Mobile Unit ini.

Ia menjelaskan salah satu pertimbangan sehingga turun langsung ke daerah-daerah, itu karena jaraknya jauh, dan sebagian besar jamaahnya sudah lanjut usia.

"Yang mana kita ketahui bahwa calon jemaah haji banyak sudah lanjut usia dan tinggal diadaerah pelosok/terpencil yang jauh dari kota dan disamping itu juga bisa menghemat biaya dan waktu karena tidak perlu lagi datang ke Makassar," Amdi menambahkan.

Rencananya kegiatan perekaman paspor ini akan berlangsung pekan depan, atau sekitar tanggal 20 Februari 2019.

Adapun pelayanan paspor akan diadakan di kantor Kemenag yang ada di kabupaten tersebut.

Sementara itu,Kepala Kemenag Sulsel Anwar Abu Bakar mengatakan apresiasi atas pelayanan yang diberikan kepada Imigrasi kepada calon jamaah haji.

"Tentu ini adalah hal yang sangat luar biasa apalagi jamaah tidak lagi ke Makassar yang jaraknya jauh dan ini bisa hemat ongkos perjalanan," katanya.

Dari catatan Kememeg Sulsel, jamaah yang ada di lima kabupaten ini jumlahnya bervariasi, seperti Bone 753 orang, Jeneponto 344 orang, Gowa 605 orang, Selayar 115, dan Takalar 264.

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

(sal)