DPRD Makassar Gelar Diskusi Publik Bahas Potensi Pemuda Dalam Pembangunan Kota

2018-03-20 15:39:00 Wita


Bece.co.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar gelar diskusi publik dengan tema meningkatkan potensi pemuda dalam kewirausahaan dan kepemimpinan dalam pembangunan, di hotel continent jln Adhyaksa No.15 Makassar selasa (20/3/2018).


Turut hadir narasumber diskusi publik plt walikota Makassar, Syamsu Rizal, wakil Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo, dan Ketua HIPMI sulsel Herman Heyzar.


Dalam sambutannya Plt. Walikota Makassar, Syamsu Rizal mengungkapkan  peran serta pemuda sangat penting dalam wirausaha dan kepemimpinan dengan cara melatih dan diikuti dengan kesadaran sesuai potensi diri masing-masing.


“Peran serta pemuda sangat penting dalam wirausaha dan kepemimpinan dengan cara melatih dan diikuti dengan kesadaran sesuai potensi diri masing-masing,”  jelas plt walikota yang kerap disapa Dg Ical.


Ditempat yang sama Wakli Ketua III DPRD Makassar, Rudianto lallo yang juga sebagai pembicara mengakui mekanisme politik dinegara ini tidak luput dari peran pemuda.


“Pemuda itu biasanya diatasnya konstitusi karena orang pergantian kepemimpinan selalu melalui pemilu kadang-kadang pergantian hanya ada gerakan pemuda. Begitu pentingnya pemuda terkait keterlibatan pemuda di politik sangat menentukan,” ujarnya.


Lanjutnya, Legislator partai Nasdem ini berharap pemuda tidak boleh alergi politik. Sebaiknya tetap ada dipermukaan dan berperan aktif.


“Pemuda itu punya jiwa idealisme. Siapa lagi yang mau  kalau bukan pemuda. Pemuda tidak boleh anti politik. Pemuda harus aktif dalam politik Karena yang bisa memberikan perubahan ya pemuda itu sendiri” terangnya.


Sementara itu, Ketua HIPMI sulsel, Herman Heyzar mengatakan baiknya pemuda menggugah dirinya yang telah dibekali untuk bertindak lebih lanjut dalam berwirausaha.


“Kita tidak boleh berhenti diasitu. Teman-teman yang telah mengikuti pelatihan baiknya ada kesadaran penuh untuk melanjutkan tindak lanjutnya sperti apa.Mereka harus mendesain dirinya. Tidak pasif tapi aktif. Kalau mau berwirausaha itu segala rintangan harus dilewati”tutupnya.