Gempa Palu - Satgas PRC PB Divif 3 Kostrad Kembali Temukan 5 Jenazah di Petobo

2018-10-11 21:06:50 Wita | tribun-timur.com


TRIBUNSULBAR.COM, PALU - Dua pekan pascagempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah, evakuasi korban bencana oleh relawan dan personil TNI masih terus dilakukan sampai dengan hari ini, Kamis (11/10/2018).

Empat belas hari pasca bencana membuat sejumlah pemukiman warga bagai ditelang bumi, Satgas PRC PB Divif 3/DCY Kostrad bersama tim relawan lainnya, kembali mengecakuasi lima jenasah di Petobo.

Danki pengamanan dan evakuasi Satgas PB Divif 3 Kostrad dari anggota Yonif Para Raider 431/SSP Lettu Inf Daud Sampe, dalam siaran persnya mengatakan bahwa Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, menjadi salah satu titik terparah dampak bencana gempa yang disusul dengan tsunami dan fenimena alam likuifaksi.

"Sudah lebih satu minggu pencarian ini dilakukan, tetapi masih ada korban yang belum ditemukan,"kata Lettu Inf Daud.

Daud mengarakan, dalam melakukan evakuaso mereka bersama tim dari basarnas dan beberapa tim relawan yang ikut membantu jalannya evakuasi.

"Evakuasi dilakukan dengan dibantu alat berat karena medan yang cukup sulit, lantaran korban banyak yang tertimpa reruntuhan bangunan dan lumpur yang keluar dari perut bumi,"ujarnya.

"Evakuasi dan pencarian masih akan terus kita lakukan, demi membantu saudara-saudara kita yang belum menemukan keluarganya,"tutur Lettu Inf Daud Sampe menambahkan.