Gencar Promosi di Medsos, IRT di Makassar Raup Rp 10 Juta Sehari

2018-10-11 22:43:38 Wita | tribun-timur.com


Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasriyani Latif

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Prospek bisnis e-commerce sekarang ini begitu menggiurkan. Itu tak lepas dari pertumbuhan pengguna internet yang sangat cepat.

Berdasarkan data survei Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia pada 2017 telah mencapai sekitar 142 juta jiwa dengan penetrasi sebesar 54,69 persen dari total populasi.

Pengakses internet pada tahun lalu tumbuh 7,9% dari tahun sebelumnya dan tumbuh lebih dari 600% dalam 10 tahun terakhir. Hingga akhir 2018 APJII menargetkan tingkat penetrasi pengguna internet bisa mencapai 60 persen.

Pesatnya pertumbuhan tersebut seiring akses internet yang makin mudah dijangkau oleh masyarakat. Kabar baiknya, tak hanya mengakses informasi, masyarakat juga sudah terbiasa melakukan transaksi online.

Peluang inilah yang kemudian dilirik Nur Amaliah untuk serius menekuni bisnis online. Apalagi ia menjalani bisnis fashion, bisnis yang diyakininya tak lekang waktu, tak ada matinya.

"Saya fokus memasarkan aneka daster, gamis, dan baju tidur. Harganya pun murah, ada yang Rp 40 ribuan (daster)," katanya kepada tribun-timur.com, Kamis (11/10/2018).

Pemilik Toko Buana Batik yang berlokasi di Jl Butung No 29 Makassar, Sulawesi Selatan ini menjadi satu di antara sekian banyak orang yang mengecap gurihnya bisnis online.

"Jualan online itu sederhana. Tinggal posting foto-foto barang di media sosial," ujarnya.

Di zaman sekarang ini, lanjut dia, masyarakat lebih suka hal-hal yang praktis. Karenanya tak heran jika bisnis online kian hari kian moncer. "Sekarang orang lebih suka belanja online dibanding datang ke toko. Lebih praktis, efisien, dan harganya pun kompetitif," katanya.