Hadapi Persija, Pelatih Mitra Kukar Janjikan Perlawanan Sengit

2018-12-08 00:41:14 Wita | tribun-timur.com


TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelatih Mitra Kukar FC, Rahmad Darmawan (RD), mengaku tidak risau meski harus menghadapi Persija Jakarta pada laga terakhir Liga 1 2018, Minggu (9/12), di Stadion GBK Jakarta.

Bagi Mitra Kukar, hasil laga lawan Persija akan menentukan apakah tim Naga Mekes terdegradasi atau tetap bertahan di Liga 1 musim depan.

Mitra Kukar dengan poin 39, bersama empat tim lainnya masuk daftar zona merah yang terancam degradasi.

Empat tim lainnya adalah Sriwijaya FC (poin 39), Perseru Serui (poin 39), PS Tira (poin 39), dan PSMS Medan (poin 37).

Mitra Kukar butuh kemenangan untuk memastikan aman dari degradasi. Bukan target yang mudah, sebab Persija juga wajib menang untuk memastikan gelar juara.

Jika menang, Persija sudah pasti juara dengan poin akhir 62. Sebab poin maksimal PSM Makassar yang menjadi rival Persija dalam perburuan trofi juara adalah 61.

Meski akan menghadapi laga yang sangat sulit di kandang Persija, pemain Mitra Kukar pantang menyerah.

Pasalnya, Mitra Kukar juga butuh poin penuh untuk memastikan bertahan di Liga 1.

"Sepenuhnya kami sudah siap menghadapi Persija. Kami menggelar 5 sesi latihan sebelum melawan Persija," kata Rahmad Darmawan.

Mitra Kukar sudah melakukan persiapan yang cukup matang menghadapi Ismed Sofyan dan kawan-kawan.

Bahkan sejak awal Desember, tepatnya setelah pertandingan melawan Sriwijaya FC, skuad Mitra Kukar sudah merapat di sekitar Jakarta.

"Kami tidak cukup hanya mengincar seri, tapi menang. Jadi sekuat tenaga kami akan coba mempertahankan Mitra Kukar di Liga 1," ujar RD, yang mantan pelatih Sriwijaya FC, seperti dikutip dari situs resmi Liga 1.

Kapten Mitra Kukar, Bayu Pradana, juga yakin timnya tidak kena degradasi. Kuncinya adalah meraih poin maksimal pada laga terakhir lawan Persija.

"Kami semua pemain masih optimistis bisa bertahan di Liga 1. Pastinya wajib bisa meraih poin maksimal di laga terakhir dan berharap tim lain yang berada di bawah kami dalam klasemen tidak mendapatkan hasil yang baik," kata Bayu. (*)