Ini Kunci Keberhasilan PSM U-16 Kalahkan Perseru U-16 dengan Skor 2-0

2018-10-12 16:08:15 Wita | tribun-timur.com


Laporan wartawan Tribun timur Ilham Mulyawan

TRIBUN TIMUR.COM MAKASSAR -- PSM Makassar U-16 berhasil meraih kemenangan ketiganya pada seri kedua Grup C Pro Academy U-16, usai mengalahkan Perseru Serui U-16 dengan akor telak 2-0, Jumat (12/10/2018) di Lapangan Telkom, Makassar.

Gol kemenangan dicetak oleh Irfan dan Nur Ali Rewa. Semua gol itu berawal dari set piece atau dari tendangan bebas. Pelatih PSM U-16, Muhammad Irfan Rahman menuturkan bahwa kunci kemenangan ada pada kekompakan tim.

"Serta motivasi tinggi untuk meraih hasil positif di daerah asal sendiri. Kita main di Makassar maka tentu kami punya motivasi tinggi itu untuk menang"ujar Irfan saat ditemui usai pertandingan.

Di seri kedua ini, pihaknya menargetkan empat kemenangan dan sekali imbang. Kini mereka telah mengoleksi tiga kemenangan, itu artinya tinggal selangkah lagi agar target tercapai. "Supaya langkah kami di seri ketiga nanti jauh lebih ringan," ungkapnya.

Selain kekompakan dan motivasi, kunci keberhasilan menang atas Perseru juga ada pada hasil evaluasi seri pertama lalu, dimana mareka ditahan imbang 1-1.

"Kami belajar dari pertemuan di seri pertama lalu meracik strategi jitu saat bertemu lagi hari ini. Selain itu kami juga diuntungkan dengan cuaca, karena sudah terbiasa main dibawah terik matahari sehingga pemain kami lebih unggul," ia menambahkan.

Laga lanjutan selanjutnya, besok, Sabtu (13/10/2018) mereka bakal jumpa Mitra Kukar U-16. Menurut Irfan, tim iti cukup kuat dan berimbang di tiap lini. Tapi ia tidak mau terlalu fokus kepada tim lawan. "Untuk memaksimalkan permainan, kami akan lakukan rotasi pemain,"katanya lagi.

Terpisah, Pembina PSM U-16 Febrianto Wijaya sangat senang timnya mampu mencatat kemenangan lagi. Meski begitu ia meminta pemain agar tetap fokus hingga seri kedua berakhir. "Perjalanan masih panjang. Saya minta mereka jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk laga selanjutnya,"ujar Febri -- biasa ia disapa. (*)