Jenazah Korban KKB Papua Tiba di Lanud Hasanuddin Maros

2018-12-07 22:03:20 Wita | tribun-timur.com


Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Sebanyak 16 jenazah karyawan PT Istana Karya (Persero) yang menjadi korban penembakan di Kabupaten Nduga Papua, tiba di Base Ops Lanud Hasanuddin Maros, Jumat (7/12/2018) sore.

Korban penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mendarat di Lanud dari Timika, menumpangi pesawat Hercules A-1331.

Masing-masing jenazah didampingi pihak keluarga yang jumlah totalnya 41 orang.

Saat mendarat, jenazah disambut oleh Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard, Dandim 1408 BS, Kol Inf Adrianto, Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Nursubekty, para pejabat Lanud, serta Pj Sekda Sulsel, Ashari Radjamilo, Kepala Divisi SDM PT. Istaka Karya (Persero), Edy Prihanto, 1 SSK Paskhas, 1 SSK Brimob Polda Sulsel dan Keluarga Korban.

Saat turun dari pesawat, jenazah yang tersimpam di dalam peti, langsung dinaikkan ke ambulans yang sudah standby.

Dari 16 jenazah, dua diantaranya akan kembali diterbangkan dengan tujuan Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

"Jenazah dibawah ke alamat masing-masing, dengan menggunakan mobil ambulans. Ada ke Gowa, Makassar dan Toraja," katanya.

Korban dari Gowa satu orang yakni Muh Agus. Jenazah dibawah ke Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya. Dari Makassar juga satu orang yakni Fais Syaputra. Korban dibawa ke rumah duka di Perumnas Sudiang, jalan Takalar Raya Blok J Nomor 53 Makassar.

Sementara dari Toraja, ada tujuh orang. Mereka yanki Agustinus K, warga Pangalla, Kecamatan Rinding Allo, Toraja utara.