Legislator Bantu Warga Korban Kebakaran Kecamatan Mamajang

2018-04-11 15:50:00 Wita


Bece.co.id - Wakil Ketua DPRD Makassar, Eric Horas terus memperlihatkan kepeduliannya kepada rakyat yang terkena musibah, hal ini nampak saat legislator dua periode itu memberikan bantuan berupa kebutuhan makan dan minum serta pakaian layak kepada 37 Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran Rabu (11/04/2018) di jalan Ratulangian, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang.


Eric yang datang menuju posko penanggulan bencana kebakaran yang dibentuk oleh sejumlah relawan langsung menemui sejumlah warga dan memberikan sejumlah bantuan. Dia berharap bantuan yang diberikan itu dapat meringankan beban masyarakat.


“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi korban,” kata Eric Horas Selasa (17/04/2018).


Dia menyebutkan apa yang diberikan kepada korban kebakaran belum mencukupi. Olehnya itu, Ketua DPC Partai Gerindra Makassar ini mengajak kepada masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam meringankan beban korban.


“Selain makanan, mereka juga membutuhkan bantuan bahan bangunan untuk membangun rumahnya kembali. Saya sangat berharap, partisipasi masyarakat terus berlanjut,” paparnya


Tidak hanya itu, Eric juga mendorong agar Pemerintah Kota Makassar, utamanya Dinas Sosial agar dapat memberikan bantuan kepada korban. Menurut dia, pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk korban bencana alam, termasuk kebakaran.


“Kami juga akan dorong SKPD terkait untuk memperhatikan masyarakat yang terkena bencana,” ujarnya.


Usai memberikan bantuan, Eric langsung meninjau sebanyak 22 rumah yang hangus dilalap si jago merah itu. Dalam kesempatan ini, dia juga meminta agar masyarakat agar berhati-hati pada saat memasak, ataupun melakukan aktifitas lainnya. “Penting itu diperhatikan untuk mengecek seluruh rumah sebelum ditinggal, utamanya aliran listrik,” imbaunya.


Hal senada juga diungkapkan rekan sejawatnya, Baharuddin Opier. Legislator Gerindra itu berjanji akan mengawal sekaligus menguslkan anggaran pada pemerintah agar korban mendapat dana yang sesuai dan adil. “Harus merata, tidak boleh ada yang dapat dan tidak. Dan saya akan mengawal proses ini kedepannya,” tutupnya.