Program PKM Ristekdikti, Politani Pangkep Berdayakan Masyarakat di Desa Sawaru, Begini Caranya!

2018-10-12 02:29:31 Wita | tribun-timur.com


Laporan Wartawan Tribun Timur, Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM, PANGKEP - Program Kemitraan Masyarakat (PKM) merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat dari Direktorat Riset dan Pengabdian pada Masyarakat (DRPM) Kemenristek Dikti.

Program inilah yang kemudian dimanfaatkan institusi pendidikan tinggi Politeknik Pertanian Negeri Pangkep (PPNP) atau akrab dikenal dengan Politani Pangkep (Pangkajene dan Kepulauan) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dikutip dari rilis Tim PKM Politani Pangkep yang diterima tribun-timur.com, Kamis (11/10/2018), tengah melaksanakan kegiatan pemberdayaan dengan lokasi pilot project di Desa Sawaru, Kabupaten Maros.

Pelaksana teknis kegiatan PKM ini adalah Politeknik Pertanian Negeri Pangkep, yang diketuai oleh Andi Ridwan SP MP bersama dengan anggota tim Dr Siti Nurlaelah SPt MP dan Amriani Hambali SPd MPd.

Kegiatan PKM Kelompok Tani Padi Desa Sawaru Kabupaten Maros, digagas oleh Politeknik Pertanian Negeri Pangkep untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat. Kegiatan ini sumber dananya dari DRPM Ditjen Penguatan Risbang, Kementerian Ristek Dikti.

“Rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat di pedesaan banyak dipicu oleh rendahnya kualitas sumberdaya manusia di pedesaan. Untuk itu, program PKM ini dilakukan Politani Pangkep di Desa Sawaru,” kata Andi Ridwan.

“Masyarakat terkadang tidak mengetahui bagaimana mengelola sumberdaya alam yang melimpah sehingga dapat bernilai komersil untuk dapat meningkatkan taraf hidupnya,” tambahnya.

Jelas Ridwan, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk dapat mengatasi berbagai permasalahan di pedesaan.

Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Ristek Dikti melalui Direktorat Riset dan Pengabdian pada Masyarakat (DRPM) terus berupaya untuk mengemas program pengabdian kepada masyarakat secara simultan dan berkesinambungan sesuai dengan perkembangan Iptek-Sosial budaya dan kebutuhan pembangunan, utamanya masyarakat pedesaan.