Saat RDP di DPRD Makassar, Warga Sebut Dirugikan Limbah PT Makassar Tene

2018-02-13 15:06:00 Wita


Bece.co.id - Verifikasi Pabrik Gula PT Makassar Tene bertempat di Kelurahan Parangloe yang diduga membuang limbahnya ke Sungai Tallo dikeluhkan warga sekitar.


Hal tersebut terungkap saat Komisi C gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) menghadirkan warga dan pihak PT Makassar Tene di DPRD Kota Makassar Selasa (13/2/2018).


Dampak pembuangan limbah resahkan warga saat kehadiran pabrik gula tersebut di wilayah Kampung Bontoa Kelurahan Parangloe dan Kelurahan Lakkang


Kerugian yang dialami oleh warga yang notabenenya sebagai petani tambak mengakibatkan beberapa hasil tambaknya berkurang.


“Saya ini petani tambak. Kalo Udang kena pencemaran air sudah pasti mati. Belum lagi ikan yang lain,” tutur ketua RW 01.


Seorang warga, Patahuddin juga menambahkan pabrik yang baru dibangun tahun 2009 telah mendapat komplain dari warga.


“Pabrik itu dulu tahun 2009 sempat di Demo. Setelah itu diperbaiki lagi. Namun selang waktu pabrik itu berulah lagi,” ujarnya.


Keluhan lain Warga, setidaknya 3 RW yang ada disekitar Kampung Bontoa mengalami kerusakan genting dan pakaian tidak lagi bersih saat digantung akibat debu yang dikeluarkan oleh spray pabrik.


Hal tersebut di klarifikasi oleh Dirut PT Makassar Tene, Abuan Halim. “Adapun keluhan warga terkait genting yang bocor, spray kita telah kurangi agar debu tidak menyebar ke pemukiman warga,” jelasnya.


Abuan Halim pun menyatakan bahwa pabriknya telah mendapat serifikat proper biru 6 tahun berturut-turut yang menandakan pabriknya aman.


Dalam perselisihan ini, pihak dewan akan segera melakukan kunjungan ke wilayah perusahaan PT Makassar Tene untuk melihat kondisi beserta Balai Lingkungan Hidup menguji limbah pabrik tersebut.