Tinggalkan Polres Enrekang, AKP Abdul Haris Nicolaus Titip Kasus Bayi Ajaib

2018-09-14 22:55:36 Wita | tribun-timur.com


Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Mantan Kasat Reskrim Polres Enrekang, AKP Abdul Haris Nicolaus, telah resmi pindah tugas sebagai Kasat Reskrim Polres Pare-Pare hari ini, Jumat (14/9/2018).

Untuk itu, Ia menitipkan tiga kasus yang belum dituntaskannya kepada pejabat baru, yakni kasus Korupsi Anggaran Desa Tungka, kasus dugaan Korupsi Anggaran Desa Bolang dan juga kasus bayi ajaib di Dusun Penja.

"Terkait tiga kasus itu, tentu itu bukan rana saya lagi untuk jelaskan, tapi akan menjadi tugas pejabat baru, dan pasti komunikasi saya dengan pejabat baru akan tetap terbangun dan hubungan emosional tetap terjalin terkait," kata AKP Abdul Haris kepada TribunEnrekang.com, Jumat (14/9/2018).

Menurutnya, kasus-kasus yang ditinggalkannya nanti tentu akan dituntaskan oleh pejabat baru tanpa kompromi.

Ia pun menjelaskan, kasus yang harus menjadi perhatian di Enrekang adalah kasus asusila.

Sebab, kasus asusila memang adalah kasus pertama yang ia tangani di Enrekang dan juga jumlah kasus tersebut tergolong tinggi di Enrekang.

Untuk itu, ia menyarankan agar Pemerinta Daerah Enrekang harus punya kiat-kiat khusus untuk menekan jumlah kasus asusila tersebut.

"Pemda harus punya kiat khusus dalam penanganannya, jadi seharuanya sosialisasi terkait hal itu di fokuskan di pelosok, karena potensi terbesar kasus seperti itu ada di pelosok dan tentu dibutuhkan sikap proaktif dari dinas terkait," ujarnya.