WASPADA Google Translate Bisa Jadi Kedok Hacker Curi Data, Gini Cara Kerjanya

2019-02-12 09:15:24 Wita | tribun-timur.com


TRIBUN-TIMUR.COM - WASPADA Google Translate Bisa Jadi Kedok hacker Curi Data, Gini Cara Kerjanya

Seiring dengan kacanggihan zaman dengan layanan internet tanpa batas ini, masyarakat perlu waspada terhadap aktivitas kejahatan di dunia maya atau Cyber Crime. 

Sejumlah pakar digital memanfaatkan keahliannya untuk meretas data seseorang yang terintegrasi online.

Banyak cara kelompok 'rampok digital' ini mengambil datamu yang tak jarang merugikan secara materil. 

Seperti kelompok satu ini, memanfaatkan layanan penerjemah 'Google Translate' untuk mencuri data pengguna.

Praktik ini terdeteksi dan dilaporkan oleh peneliti Akamai Security, Larry Cashdollar.

Pencurian data tersebut menggunakan metode phising, di mana peretas menyebar tautan berbahaya ke email korban.

Tautan itu disertai embel-embel menggiurkan dan jika ditekan, pengguna akan masuk ke situs Google Translate.

Peretas bersembunyi di balik URL Google Translate agar terkesan lebih meyakinkan.

Selanjutnya, pengguna diminta untuk masuk (log in) kembali ke akun Google mereka, dan dari situlah pencurian data terjadi.