Anggota DPD RI H.Al Hidayat Samsu Gelar 4 Pilar Kebangsaan Sebagai. Pemersatu Bangsa

BANTAENG.portalcelebes.com- Anggota MPR/DPD RI Dapil sulsel H.Al-hidayat Samsu  menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika. Acara ini merupakan salah satu tugas MPR yang tertuang dalam keputusan MPR Nomor 1 Tahun 2019. Sosialisasi ini dilaksanakan di kabupaten Bantaeng , akhir pekan ini. Peserta yang menghadiri sosialisasi empat pilar berjumlah  70 orang yang berasal dari warga Bantaeng. Al Hidayat Samsu menerangkan pentingnya memasyarakatkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Sosialisasi ini merupakan tugas MPR yang terdiri dari DPR dan DPD RI.

“Tugas MPR inilah diwajibkan untuk menyosialisasikan 4 pilar kebangsaan ini berdasarkan wilayah pemilihanya masing-masing,” tuturnya Ia menjelaskan, Pancasila merupakan dasar serta landasan sebuah ideologi bagi Bangsa Indonesia. “Kita harus mengetahui sejarahnya, keberadaannya didalam kehidupan berbangsa, dan Nilai-nilai Pancasila harus dijunjung tinggi oleh segenap Bangsa,”ungkap Dayat

bahwa pancasila tercermin dalam Konstitusi negara yang tertuang dalam UUD 1945. UUD 1945 ini merupakan hukum dasar yang menjadi sumber dasar dari seluruh peraturan perundang-undangan di Indonesia. Bahasan selanjutanya mengenai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dayat sapaan akrabnya menerangkan NKRI merupakan bentuk negara. Indonesia memiliki pulau sekitar 64.000 pulau yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Ir. Soekarno berupaya untuk mempelopori dan menyatukan negara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pilar yang terakhir yaitu Bhineka Tunggal Ika.

Dayat menerangkan bahwa perbedaan adalah sebuah kepastian atau kebenaran yang telah ada. Ia mengambil contoh dalam nilai-nilai keagamaan. “Kebhinekaan itu sudah menjadi keniscayaan kita, Tuhan Yang Maha Esa mengajarkan kepada kita, ambil contoh saja kita sebagai manusia ini tidak ada yang sama identik walaupun dalam satu keluarga, artinya kita sudah diajarkan berbeda-beda tetapi kita utuh berada dalam satu keluarga,” Indonesia memiliki sekitar 1116 suku bangsa dan bahasa di Indonesia, diikat dalam satu Bangsa dan Bahasa  Indonesia. Ini merupakan warisan dan kesepakatan nasional bangsa. Untuk menjaga 4 pilar ini diperlukan sosialisasi. “Apabila 4 pilar ini tidak menginternalisasi didalam jiwa warga negara, kita khawatir nanti bangsa menjadi lemah dan rapuh, karena tidak ada nilai-nilai kebangsaan yang hidup didalamnya,” kata Dayat.

“Tugas kita sebagai warga negara yakni mengambil peran untuk menjaga dan merawat demi keutuhan negara yang kita cintai,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *