Sinjai.portalcelebes.com– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar Program Kerja sebagai rangkaian kegiatan utama pengabdian kepada masyarakat di Desa Bonto Maccini. Kegiatan ini menjadi forum penyampaian rencana program yang akan dilaksanakan mahasiswa selama masa KKN, setelah melakukan observasi lapangan selama dua pekan sejak kedatangan mereka pada 21 Desember 2025.
Seminar yang dilaksanakan pada Minggu, 4 Januari 2026, mengusung tema “Inovasi Daerah” dengan tujuan membangun sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat dalam menjawab berbagai problematika desa secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Beragam program kerja dirancang mahasiswa KKN Unhas selama masa pengabdian, di antaranya optimalisasi pemasangan reflektor jalan, penyusunan peta administrasi desa, sosialisasi makanan sehat dan aman bagi anak, literasi keuangan anak, perlindungan anak, pengelolaan waktu dan budaya, sosialisasi sengketa lahan pertanian, penerapan agroforestri, hingga pembuatan pupuk organik cair (POC).
Kegiatan seminar ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga Desa Bonto Maccini. Seminar dipandu langsung oleh Camat Sinoa dan Kepala Desa Bonto Maccini, serta turut dihadiri Dosen Pembimbing KKN (DPK), Fadlan Ahmad, yang hadir dari Makassar.
Fadlan Ahmad menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
“Seminar ini bertujuan menyampaikan rencana program kerja KKN kepada pemerintah desa dan masyarakat agar tercipta pemahaman bersama, dukungan, serta partisipasi aktif dalam pelaksanaannya. Program-program ini diarahkan pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan keselamatan lingkungan, dan pengembangan potensi desa secara berkelanjutan,” ujarnya.
Pelaksanaan seminar dilakukan melalui pemaparan program kerja oleh mahasiswa KKN yang dilengkapi dengan penjelasan latar belakang, tujuan, manfaat, serta output dari setiap kegiatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara mahasiswa dan peserta seminar, guna menyempurnakan program agar selaras dengan kebutuhan riil masyarakat Desa Bonto Maccini.
Salah satu isu krusial yang mengemuka dalam diskusi adalah rendahnya pemahaman masyarakat terkait pembagian harta warisan, khususnya warisan berupa tanah yang berpotensi menimbulkan sengketa lahan. Hal ini menjadi perhatian Camat Sinoa, Hj Erny, dan Kepala Desa Bonto Maccini, H. Ramli, yang berharap mahasiswa KKN dapat berperan aktif dalam edukasi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN Unhas merancang program sosialisasi sengketa lahan yang akan menghadirkan pemateri dari Fakultas Hukum serta melibatkan pemangku kepentingan terkait. Program ini juga akan menghasilkan buku saku berisi panduan aturan pembagian warisan dan mekanisme penyelesaian sengketa tanah yang akan dibagikan kepada masyarakat desa.
Melalui seminar ini, diharapkan seluruh program KKN dapat terlaksana secara efektif, partisipatif, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan sosial serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Bonto Maccini.













