kontak  

Kepala UPTD SDI Perumnas Antang 2/1 Lahirkan Inovasi Pendidikan Bertajuk LENTERA

MAKASSAR.portalcelebes.com – Di bawah kepemimpinan Hj Irpawanti S.pd M.pd, Kepala UPTD SD Inpres Perumnas Antang 2/1 sebuah inovasi pendidikan bertajuk LENTERA (Literasi dan Numerasi Terintegrasi Antar Tingkat) resmi dijalankan sebagai langkah strategis meningkatkan mutu pembelajaran.

Menurutnya, program ini lahir dari keprihatinan terhadap hasil asesmen dan rapor mutu pendidikan dua tahun terakhir yang menunjukkan capaian literasi dan numerasi siswa masih tergolong rendah. Bahkan masih terdapat siswa yang belum mahir membaca, sehingga membutuhkan intervensi terstruktur dan berkelanjutan.

“Program LENTERA memanfaatkan pendekatan tutor sebaya dengan memberdayakan siswa kelas VI berprestasi sebagai Tutor LENTERA, ” Ucap Hj Irpawanti

Ia menjelaskan Para tutor dipilih berdasarkan rekam jejak akademik sejak kelas I hingga kelas V meraih peringkat 1 tanpa putus serta memiliki empati dan kepedulian sosial tinggi. Sebelum menjalankan tugas, mereka mendapat pembekalan langsung dari kepala sekolah bersama tim guru.

“Para tutor ini kemudian mendampingi siswa kelas I hingga kelas V dalam penguatan membaca, menulis dan berhitung, baik pada jam istirahat, jam tambahan, maupun saat guru berhalangan hadir.” Urainya

Lanjut, Irpawanti menyampaikan Pelaksanaan LENTERA dikemas secara menarik dan interaktif. Kegiatan meliputi membaca buku cerita bergambar, permainan numerasi seperti kuis angka, memory run, snake game serta latihan menulis huruf dan angka. Program ini juga didukung sarana digital berupa Chromebook dan akses internet sekolah yang memadai, sehingga pembelajaran lebih variatif dan kontekstual.

“Secara nyata inovasi ini memberikan dampak positif bagi seluruh warga sekolah. Siswa kelas rendah menunjukkan peningkatan kemampuan dasar literasi dan numerasi serta motivasi belajar yang lebih tinggi karena pendekatan yang santai dan bersahabat. Di sisi lain, Tutor LENTERA ini juga memperoleh pengalaman berharga dalam kepemimpinan, komunikasi, tanggung jawab dan penguatan karakter. Guru pun terbantu dalam memberikan pendampingan individual tanpa mengganggu proses pembelajaran utama di kelas, ” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *