MAKASSAR.portalcelebes.com- UPTD SPF SDI Inpres Layang Bertingkat menggelar kegiatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) Tahun Anggaran 2027, Kamis, 8 Oktober 2026.
Kegiatan ini melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, serta perwakilan orang tua murid dari setiap kelas. Pelibatan berbagai unsur tersebut dilakukan untuk mendorong transparansi dan keterbukaan dalam perencanaan penggunaan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) atau dana BOS.
Penyusunan RKAS menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan program prioritas sekolah sekaligus menyesuaikan rencana kegiatan dengan kebutuhan pendidikan dan ketentuan penggunaan anggaran yang berlaku.
Kepala UPTD SPF SD Inpres Layang Bertingkat Dr Nur Aeni S.Pd. M.pd mengatakan keterlibatan guru, komite, dan perwakilan orang tua murid diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai perencanaan anggaran sekolah.
Menurut dia, transparansi perlu dibangun sejak tahap perencanaan agar seluruh pihak mengetahui program yang akan dilaksanakan beserta sumber pembiayaannya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap orang tua murid dapat mengetahui bagaimana proses penyusunan anggaran sekolah dilakukan. Kami ingin perencanaan ini terbuka sehingga seluruh pihak memahami program yang menjadi prioritas sekolah,” ujarnya.
Aeni juga menekankan pentingnya pemahaman orang tua murid mengenai aturan penggunaan dana BOS. Pasalnya, tidak semua kegiatan dan kebutuhan sekolah dapat dibiayai menggunakan dana tersebut.













